Home

Sunday, December 22, 2013

Sedikit cerita gak penting, tapi yang akhirnya jadi penting

Pada suatu hari ada anak remaja ABG yang sedang ingin tahu segalanya, seluk beluk tentang wanita. Dia ingin tahu sekali sehingga menjadikannya anak yang terlampau nafsu berlebih jika melihat wanita cantik, dan segera berkhayal yang agak jorok. Pada suatu saat anak itu sedang menggalau ria di belakang kelas, setelah dia di tolak oleh seseorang yang menurutnya special di matanya. Yaitu gebetan yang dia incar selama ini, sayang dia menggalau cuma sendirian dan tidak ada satu temanpun menghiburnya di kala hatinya gundah gulana. Saat dia pulang kerumah jalan kaki dengan hati yang hancur berkeping-keping, sampai-sampai amarahnya tak tertahan hingga menendang sebuah kaleng. Kaleng itu ternyata bukan sembarang kaleng, kaleng itu adalah kaleng ajaib yang berisi jin yang tidur selama 666 tahun. Karena guncangan yang hebat akhirnya dia terbangun, dan barang siapa yang telah membangunkan jin itu dia akan menjadi tuan dari jin kaleng tersebut. Di pematang sawah remaja itu ketakutan melihat jin tersebut sehingga dia lari, tak lama kemudian jin kaleng mengejar anak itu dan menjelaskan keberadaannya.

Setelah menjelaskan panjang lebar, anak itu meminta suatu permintaan kepada jin. Jin kaleng pun hanya berjanji memberi tiga permintaan saja kepada anak itu dan setelah terkabul semua jin itu lenyap. Timbul pikiran negatif dan konyol dari anak itu. Permintaan pertama dari anak itu adalah dia ingin menjadi penghisap darah, yang pertama dia ingin jadi nyamuk, karena dia bebas pergi kemanapun hinggap di tubuh seseorang. Sampai-sampai dia menguntit gebetannya kemanapun dia pergi, bahkan kekamar mandi atau ganti baju. Tapi naas sial dia di tepok oleh tangan ayah gebetannya sewaktu asik nonton TV. Lalu dia mati, dan dia datang kepada jin untuk meminta permintaan kedua yaitu dia ingin jadi kelelawar.

Permintaan kedua pun di kabulkan jin kaleng, anak itu segera masuk rumah gebetan nya untuk nongkrong dikamarnya. Tapi sial datang lagi, yang namanya perempuan takut pada hewan yang mengerikan. Berteriaklah dia sambil bawa sapu hendak memukul kelelawar itu, lalu kelelawar itu bingung kabur lewat mana karena pintu sudah di tutup semua. Dengan pasrah anak itu mati untuk kedua kalinya dan masih tersisa satu permintaan lagi. Anak itu geram karena tidak ada cara lain untuk memuaskan nafsunya. Lalu dengan ide pintar dan joroknya, anak itu meminta permintaan terakhirnya untuk jadi sebuah pembalut. Meskipun bukan hewan penghisap darah, pembalut juga alat penghisap darah yang khusus dan punya perlakuan special. Ya cara mudah dan cepat untuk memuaskan nafsunya dengan langsung melihat bagian surga para kaum lelaki. Dan saat-saat itu yang di nantikan sang anak nakal ini, beberapa hari berada dalam surga yang ia dambakan. Tapi keberuntungan tidak menyertainya lagi, setelah masa mens si gadis itu selesai anak itu dibuang lalu di bakar. Dia mati karena ulahnya sendiri yang ingin mendapatkan sesuatu dengan cara yang instan dan menuruti hawa nafsu tanpa memikirkan akibatnya. Permintan sudah habis, saatnya jin kaleng pulang ke negerinya.

Pesan moral yang bisa gue petik dari cerita diatas jangan lah mengeluh dengan keadaanmu, apapun itu entah sedih, dirundung duka lara, tetaplah banyak-banyak bersyukur karena hidup ini adalah pemberian yang maha kuasa. Gunakanlah dengan baik dan bermanfaat kehidupan yang telah diberikan untuk berbuat baik kepada orang lain, beribadah kepada-Nya dan sebagainya. Jangan mengikuti hawa nafsu duniawi, memakai jalan pintas, semakin mengeluh dan menggerutu itu tidak akan memberi jalan keluar untuk merubah keadaan. Yang ada hanya akan menghancurkan dirimu sendiri, sesakit apapun keadaanmu jangan lah kita lupa bahwa kita punya Tuhan yang bisa menolong, menjaga, memberi arah yang lebih baik. Hidup ini bukan tentang duniawi atau uang yang kita kejar, tapi mengharap ridhlo dari yang maha kuasa. Jangan jadikan uang dan duniawi itu sebagai sebuah "tujuan" tapi hanya sebagai "alat". Karena uang dan duniawi tidak akan di bawa mati, melainkan amal ibadah kita yang akan kita bawa nantinya. Orang-orang yang bersyukur adalah orang yang selalu ingat jalan pulang.

"Jangan pernah berhenti mengucap syukur, sekecil apapun itu pemberian-Nya"

Friday, November 15, 2013

“Utang duit bisa dibayar. Utang rasa gimana mbayarnya."

Utang duit bisa dibayar. Utang rasa gimana mbayarnya."
Itulah kata-kata mbah Sudjiwo Tedjo di twitter yang masih terngiang-ngiang di telinga saya. Entah apa yang di pikirkan manusia sekarang tentang hidupnya yang sebenarnya kita itu utang rasa kepada semua orang, bahkan Tuhan. Kita lihat saja, kita ada di dunia berasal dari apa ? Dahulu kita sebelum dilahirkan kita berbentuk jabang bayi "siapa yang membentuk wahai manusia ?" Dan kita dilahirkan lewat mana wahai manusia ?

Secara tidak langsung kita telah "berhutang rasa" kepada Tuhan yang telah menciptakan kita, ibu yang melahirkan, merawat, membesarkan, mendidik, dan mengasihi kita. Inilah yang sebenarnya aku cari dan selalu kutanyakan kepada diriku sendiri dikala menjelang tidur. Bahkan aku tak tertidur karena hanya satu buah pertanyaan sederhana. "Gimana ya, cara membayar hutang rasa itu ? Lalu dengan apa aku harus membayarnya ?'' Itu lah pertanyaan yang sering membuatku tak tertidur sampai fajar menjelang di ufuk timur.

Saat saya di terminal perjalanan menuju ke jogja, tiba-tiba saya ingin buang air kecil dan saya mengitari seluruh terminal ternyata susah mencari toilet umum di terminal. Akhirnya saya coba bertanya kepada salah satu penjual di terminal tersebut. Setelah di kasih tahu ada di pojok persis, saya langsung lari menuju toilet untuk membuang air kecil, setelah itu lega dan saya langsung membayar di kotak kas.

Nah, seandainya saya tidak menemukan toilet, saya pasti punya gejala kencing batu dalam jangka panjang. Karena waktu oper bis kita tidak turun sama sekali dalam perjalanan dan perjalanan dari semarang menuju jogjakarta sekitar 4 jam. Kebayang jika saya tidak bertemu sama ibu penjual makanan itu yang telah memberitahu saya. Bagaimana saya membalas "utang rasa" ini karena ibu si penjual sudah membantu memberitahuku toilet itu berada ? Dan bagaimana pula saya membalas "utang rasa" tukang penjaga toilet, yang telah menyediakan tempat untuk orang-orang dan saya sendiri dalam membuang hajat ? Seandainya tidak ada kita semua pasti akan kerepotan.

Apakah kalian pernah berfikir dua kali tentang hal kecil semacam ini ?
Sungguh berjasa sekali orang-orang seperti ini, dan kita patut menghargainya walaupun mereka orang kecil tapi berarti untuk semua orang, bahkan siapapun juga.
Kita semua pasti mempunyai utang rasa dengan siapapun, bahkan dengan Tuhan. "Jadi utang rasa itu lebih tinggi dari pada utang duit, karena "rasa" tidak bisa di ukur seperti "duit".

Tuesday, November 12, 2013

And i'm fly when the time to last with my friends last day we're meet..

























Yeah it's very fun, and ego that separates us. Dammit !

Sunday, November 10, 2013

Deadsquad - Ode Kekekalan Pusara

DEADSQUAD - PROFANATIK



From 2nd album "PROFANATIK" 01. Deadsquad - Ode Kekekalan Pusara
Link

Saturday, November 9, 2013

Hopefully you're my destiny

It is very happy that I feel is when I look up close. In my life, only this time I loved a woman so long. Unlike the others, may think it's temporary. While you're different. This sense attached to endless. Maybe until I actually meet you. You're so perfect for a young woman. Taste as well as your taste, and we are not much different from their idols. Perhaps the only thing that could separate this happiness is only death. Your relentless charm shine and dim, I could really crazy my little bunny :)



She always wanted :)

Wednesday, October 23, 2013

Tonight ! I'm all yours

Malam ini hanyalah aku dan layar monitor. Kita beradu sebuah ide untuk menulis apapun yang ingin kami tulis. Tentunya tak secepat itu, karena aku masih terjebak dalam bayangan masa lalu. Indah :) Dan di hari itu juga aku ingin menulis di sebuah ruangan yang dingin, sejuk, dan sangat menggigil.

Di ruangan itu hanya aku dan kamu, no somebody else in there room except You and me. Yeah ! Just You and me.

Kau memegangi tanganku yang dingin, kuusap tanganmu yang dingin sehingga jadi hangat. Dan hari itu adalah hari-hari terbaik antara kau dan aku. Don't look back ! There are ghosts ! Haaahhahaa :D

Kita sebelumnya telah teradu dalam penjerat, aku hanya bisa melihat permainan bodoh ini. Saat semuanya telah kau putuskan, aku hanya diam dan menunggu jawaban. Tak mudah kukira lebih bodoh jawabanmu dari permainan bodohmu.

Eventually, they mutual hurts. She hurt him, but he don't wanna hurt her. Dan aku lah yang mengatur permainan ini. Aku menang sebagai seseorang yang nantinya akan hancur, kemenangan ini semu dan sudah terbaca.

Akhirnya aku mendapatkanmu. And she said "Tonight ! I'm all yours". :)

Thursday, October 17, 2013

Poscard For God

I had to put an end to all this. Enough of all this stupid game and your stupid configuration. I have God, I just pray to him to make me better. There's nothing I regret, even though God has made ​​me hurt, I'm still here to always prostrate to him. begged forgiveness for my mistake in the past I promised not to repeat again my stupid actions. And if you are Lord, hear and grant my prayer, I really want to repeat that time. It's not easy I got through so far, need a lot of blood and tears to come out every day in my prayers. I can only be patient so far, hopefully in the future make me be someone who is very influential, and please God granted my prayers during this time. : (

Friday, August 16, 2013

Konsep Bahagia

Konsep bahagia tiap orang itu berbeda, ada yang baru merasakan bahagia kalau ada di bawah sorotan, dipuja puja, dielukan, ada yang bahagia saat punya uang banyak, ada yang bahagia setelah barang yang mau dibeli akhirnya kebeli juga.. Kebahagian saya simpel, ketika bisa membuat orang disekitar saya senyum.. Kadang harus ngalah, harus mundur beberapa langkah supaya saat berada dibawah sorotan, bayangan yang tercipta tidak terlalu besar dan nutupin yang dibelakang.. Satu hal yang paling saya ingat adalah kalimat "bahagia itu mensyukuri nikmat dan menikmati syukur". Saya punya teman penggerutu, sedih lihatnya, sepertinya semua yang dia dapat tidak bisa membuat dia puas, dia terus dan terus dan terus menggerutu sampai lupa apa saja yang sudah dia dapat dan dia dapat dari mana, sedih tapi senang, karena disitu saya selalu diingatkan untuk bahagia, untuk lebih berhati besar dan ingat semua ini dapet darimana.. Dan tidak sedetikpun saya ragu untuk menaruh kebahagiaan itu kembali ketempat yang membuat saya bahagia.. Ingat, semua akan kembali ke tanah. Ingat, setinggi apa kamu meloncat, gravitasi akan selalu menang. Kebahagiaan itu bukan saat ada diatas langit, tapi ditanah dimana kamu berasal. Pergilah mencari kebahagiaan dan bawa kebahagiaan itu pulang. Orang yang bersyukur adalah orang yang selalu ingat jalan pulang. Always remember where you came from. And always remember that happiness is like a bag of weed, you have to share it with your friends.

Wednesday, August 14, 2013

Monday, August 12, 2013


UNBEATABLE !



EGO VS EGO

Hari ini dimana semua hari terlihat sama dan yang dulu seperti penggali tanah mungkin beberapa bor patah menuju ke tempat terang itu. Akhirnya aku kembali pulang, bor-bor itu memang dari awal tidak pernah di asah, di lumasi gear2 nya. Melawan batu sekeras itu akhirnya kalah. Yang jadi pertanyaan adalah mengapa bor itu tidak ada yang merawat ? Apakah menunggu bor itu sampai berkarat ? Dammit your cock !
Aku pun tidak bisa berbuat apa2, aku punya pilihan untuk hidup ini dan aku sungguh merindukan bor itu jalan kembali, meratakan tanah seperti yang dulu pernah kita lakukan bersama. Jika aku memang punya waktu akupun masih ingin menengoknya, memegangnya, mengusapnya walau hanya sebentar. Yakinlah aku ingin bor itu meruntuhkan tanah lagi menuju ketempat terang. Tapi pilihan ini membuatku menjadi seekor kambing yang hanya dian di dalam pagar. Tolonglah Tuhan.. Apa yg seharusnya bisa aku lakukan ?
Setelah mngumpulkan beberapa keping benih benci, caranya adalah "ego versus ego". Siapa yang berani mengambil sebuah pilihan ini, karena pilihan ini sangat berat. Aku hanya diam dan mengikuti pola permainan bastard ini yang bukan sengaja kita ciptakan, tapi tercipta sendiri karena "ego". Yap, ego adalah psikis yang luar biasa dimiliki oleh manusia. Yaitu manusia ke-"aku-aku"-an, kembali ke masalah bor tadi, apakah ada yang mau merawatnya ? Keep Is Simple Stupid !
Kuncinya hanya "ego" yang dapat melawannya. Menuju kesejatian itu memang banyak penghalang. Aku memutuskan untuk berjalan sendiri dalam kepura-puraan :)

"Apapun lawanmu, lawanlah ! Bahkan dirimu sendiri.."




Cheers !

it doesn't change anything !

Thursday, August 8, 2013

Kadang kita harus menghormati apa yang terdulu, bukan kesesatan, bukan kemusyrikan, atau kekafiran dsb. Tp para leluhur yang menjaga alam ini agar tetap hidup, para leluhur yang menciptakan budaya yang ada sampai sekarang. Mengajarkan kita tentang suatu arti dari hidup yang keduniawian. Ini tempat suci, tempat paling tenang yang pernah aku rasakan, angin berhembus dari segala arah. Aku menanjaki satu langkah, satu langkah terjal hingga akhirnya aku menemukan tempat suci ini. Bahaya ada di sekitarku, lengah sedikit akan mudah mencapai akhirat. Someday pengen kesana lagi :)
EYANG SEMAR BADRANAYA


Add caption

























Kyai Lurah Semar Badranaya adalah nama tokoh panakawan paling utama dalam pewayangan Jawa dan Sunda. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para kesatria dalam pementasan kisah-kisah Mahabharata dan Ramayana. Tentu saja nama Semar tidak ditemukan dalam naskah asli kedua wiracarita tersebut yang berbahasa Sanskerta, karena tokoh ini merupakan asli ciptaan pujangga Jawa.

Sejarah Semar

Menurut sejarawan Prof. Dr. Slamet Muljana, tokoh Semar pertama kali ditemukan dalam karya sastra zaman Kerajaan Majapahitberjudul Sudamala. Selain dalam bentuk kakawin, kisah Sudamala juga dipahat sebagai relief dalam Candi Sukuh yang berangka tahun 1439.


Semar dikisahkan sebagai abdi atau hamba tokoh utama cerita tersebut, yaitu Sahadewa dari keluarga Pandawa. Tentu saja peran Semar tidak hanya sebagai pengikut saja, melainkan juga sebagai pelontar humor untuk mencairkan suasana yang tegang.
Pada zaman berikutnya, ketika kerajaan-kerajaan Islam berkembang di Pulau Jawa, pewayangan pun dipergunakan sebagai salah satu media dakwah. Kisah-kisah yang dipentaskan masih seputar Mahabharata yang saat itu sudah melekat kuat dalam memori masyarakat Jawa. Salah satu ulama yang terkenal sebagai ahli budaya, misalnya Sunan Kalijaga. Dalam pementasan wayang, tokoh Semar masih tetap dipertahankan keberadaannya, bahkan peran aktifnya lebih banyak daripada dalam kisah Sudamala.
Dalam perkembangan selanjutnya, derajat Semar semakin meningkat lagi. Para pujangga Jawa dalam karya-karya sastra mereka mengisahkan Semar bukan sekadar rakyat jelata biasa, melaikan penjelmaan Batara Ismaya, kakak dari Batara Guru, raja para dewa.
Silsilah dan Keluarga
Dalam pewayangan dikisahkan, Batara Ismaya sewaktu masih di kahyangan sempat dijodohkan dengan sepupunya yang bernama Dewi Senggani. Dari perkawinan itu lahir sepuluh orang anak, yaitu:
  • Batara Wungkuham
  • Batara Surya
  • Batara Candra
  • Batara Tamburu
  • Batara Siwah
  • Batara Kuwera
  • Batara Yamadipati
  • Batara Kamajaya
  • Batara Mahyanti
  • Batari Darmanastiti


Pasangan Panakawan / Punokawan

Dalam pewayangan Jawa Tengah, Semar selalu disertai oleh anak-anaknya, yaitu Gareng, Petruk, dan Bagong. Namun sesungguhnya ketiganya bukan anak kandung Semar. Gareng adalah putra seorang pendeta yang mengalami kutukan dan terbebas oleh Semar. Petruk adalah putra seorang raja bangsa Gandharwa. Sementara Bagong tercipta dari bayangan Semar berkat sabda sakti Resi Manumanasa.

Bentuk Fisik

Semar memiliki bentuk fisik yang sangat unik, seolah-olah ia merupakan simbol penggambaran jagad raya. Tubuhnya yang bulat merupakan simbol dari bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.

Keistimewaan Semar

Semar dikisahkan sebagai abdi atau hamba tokoh utama cerita tersebut, yaitu Sahadewa dari keluarga Pandawa. Tentu saja peran Semar tidak hanya sebagai pengikut saja, melainkan juga sebagai pelontar humor untuk mencairkan suasana yang tegang.

Semar sebagai penjelmaan Ismaya mengabdi untuk pertama kali kepada Resi Manumanasa, leluhur para Pandawa. Pada suatu hari Semar diserang dua ekor harimau berwarna merah dan putih. Manumanasa memanah keduanya sehingga berubah ke wujud asli, yaitu sepasang bidadari bernama Kanistri dan Kaniraras. Berkat pertolongan Manumanasa, kedua bidadari tersebut telah terbebas dari kutukan yang mereka jalani. Kanistri kemudian menjadi istri Semar, dan biasa dipanggil dengan sebutan Kanastren. Sementara itu, Kaniraras menjadi istri Manumanasa, dan namanya diganti menjadi Retnawati, karena kakak perempuan Manumanasa juga bernama Kaniraras.

Pada zaman berikutnya, ketika kerajaan-kerajaan Islam berkembang di Pulau Jawa, pewayangan pun dipergunakan sebagai salah satu media dakwah. Kisah-kisah yang dipentaskan masih seputar Mahabharata yang saat itu sudah melekat kuat dalam memori masyarakat Jawa. Salah satu ulama yang terkenal sebagai ahli budaya, misalnya Sunan Kalijaga. Dalam pementasan wayang, tokoh Semar masih tetap dipertahankan keberadaannya, bahkan peran aktifnya lebih banyak daripada dalam kisah Sudamala.

Dalam perkembangan selanjutnya, derajat Semar semakin meningkat lagi. Para pujangga Jawa dalam karya-karya sastra mereka mengisahkan Semar bukan sekadar rakyat jelata biasa, melaikan penjelmaan Batara Ismaya, kakak dari Batara Guru, raja para dewa.

Dalam naskah Serat Kanda dikisahkan, penguasa kahyangan bernama Sanghyang Nurrasa memiliki dua orang putra bernamaSanghyang Tunggal dan Sanghyang Wenang. Karena Sanghyang Tunggal berwajah jelek, maka takhta kahyangan pun diwariskan kepada Sanghyang Wenang. Dari Sanghyang Wenang kemudian diwariskan kepada putranya yang bernama Batara Guru. Sanghyang Tunggal kemudian menjadi pengasuh para kesatria keturunan Batara Guru, dengan nama Semar.Terdapat beberapa versi tentang kelahiran atau asal-usul Semar. Namun semuanya menyebut tokoh ini sebagai penjelmaan dewa.

Dalam naskah Paramayoga dikisahkan, Sanghyang Tunggal adalah anak dari Sanghyang Wenang. Sanghyang Tunggal kemudian menikah dengan Dewi Rakti, seorang putri raja jin kepiting bernama Sanghyang Yuyut. Dari perkawinan itu lahir sebutir mustika berwujud telur yang kemudian berubah menjadi dua orang pria. Keduanya masing-masing diberi nama Ismaya untuk yang berkulit hitam, dan Manikmaya untuk yang berkulit putih. Ismaya merasa rendah diri sehingga membuat Sanghyang Tunggal kurang berkenan. Takhta kahyangan pun diwariskan kepada Manikmaya, yang kemudian bergelar Batara Guru. Sementara itu Ismaya hanya diberi kedudukan sebagai penguasa alam Sunyaruri, atau tempat tinggal golongan makhluk halus. Putra sulung Ismaya yang bernama Batara Wungkuham memiliki anak berbadan bulat bernama Janggan Smarasanta, atau disingkat Semar. Ia menjadi pengasuh keturunan Batara Guru yang bernama Resi Manumanasa dan berlanjut sampai ke anak-cucunya. Dalam keadaan istimewa, Ismaya dapat merasuki Semar sehingga Semar pun menjadi sosok yang sangat ditakuti, bahkan oleh para dewa sekalipun. Jadi menurut versi ini, Semar adalah cucu dari Ismaya.

Dalam naskah Purwakanda dikisahkan, Sanghyang Tunggal memiliki empat orang putra bernama Batara Puguh, Batara Punggung, Batara Manan, dan Batara Samba. Suatu hari terdengar kabar bahwa takhta kahyangan akan diwariskan kepada Samba. Hal ini membuat ketiga kakaknya merasa iri. Samba pun diculik dan disiksa hendak dibunuh. Namun perbuatan tersebut diketahui oleh ayah mereka. Sanghyang Tunggal pun mengutuk ketiga putranya tersebut menjadi buruk rupa. Puguh berganti nama menjadi Togog sedangkan Punggung menjadi Semar. Keduanya diturunkan ke dunia sebagai pengasuh keturunan Samba, yang kemudian bergelar Batara Guru. Sementara itu Manan mendapat pengampunan karena dirinya hanya ikut-ikutan saja. Manan kemudian bergelar Batara Narada dan diangkat sebagai penasihat Batara Guru.

Dalam naskah Purwacarita dikisahkan, Sanghyang Tunggal menikah dengan Dewi Rekatawati putra Sanghyang Rekatatama. Dari perkawinan itu lahir sebutir telur yang bercahaya. Sanghyang Tunggal dengan perasaan kesal membanting telur itu sehingga pecah menjadi tiga bagian, yaitu cangkang, putih, dan kuning telur. Ketiganya masing-masing menjelma menjadi laki-laki. Yang berasal dari cangkang diberi nama Antaga, yang berasal dari putih telur diberi nama Ismaya, sedangkan yang berasal dari kuningnya diberi nama Manikmaya. Pada suatu hari Antaga dan Ismaya berselisih karena masing-masing ingin menjadi pewaris takhta kahyangan. Keduanya pun mengadakan perlombaan menelan gunung. Antaga berusaha melahap gunung tersebut dengan sekali telan namun justru mengalami kecelakaan. Mulutnya robek dan matanya melebar. Ismaya menggunakan cara lain, yaitu dengan memakan gunung tersebut sedikit demi sedikit. Setelah melewati bebarpa hari seluruh bagian gunung pun berpindah ke dalam tubuh Ismaya, namun tidak berhasil ia keluarkan. Akibatnya sejak saat itu Ismaya pun bertubuh bulat. Sanghyang Tunggal murka mengetahui ambisi dan keserakahan kedua putranya itu. Mereka pun dihukum menjadi pengasuh keturunan Manikmaya, yang kemudian diangkat sebagai raja kahyangan, bergelar Batara Guru. Antaga dan Ismaya pun turun ke dunia. Masing-masing memakai nama Togog dan Semar.

Dalam pewayangan Sunda, urutan anak-anak Semar adalah Cepot, Dawala, dan Gareng. Sementara itu, dalam pewayangan Jawa Timuran, Semar hanya didampingi satu orang anak saja, bernama Bagong, yang juga memiliki seorang anak bernama Besut.

Semar selalu tersenyum, tapi bermata sembab. Penggambaran ini sebagai simbol suka dan duka. Wajahnya tua tapi potongan rambutnya bergaya kuncung seperti anak kecil, sebagai simbol tua dan muda. Ia berkelamin laki-laki, tapi memiliki payudara seperti perempuan, sebagai simbol pria dan wanita. Ia penjelmaan dewa tetapi hidup sebagai rakyat jelata, sebagai simbol atasan dan bawahan.

Semar dalam karya sastra hanya ditampilkan sebagai pengasuh keturunan Resi Manumanasa, terutama para Pandawa yang merupakan tokoh utama kisah Mahabharata. Namun dalam pementasan wayang yang bertemakan Ramayana, para dalang juga biasa menampilkan Semar sebagai pengasuh keluarga Sri Rama ataupun Sugriwa. Seolah-olah Semar selalu muncul dalam setiap pementasan wayang, tidak peduli apapun judul yang sedang dikisahkan.Semar merupakan tokoh pewayangan ciptaan pujangga lokal. Meskipun statusnya hanya sebagai abdi, namun keluhurannya sejajar dengan Prabu Kresna dalam kisah Mahabharata. Jika dalam perang Baratayuda menurut versi aslinya, penasihat pihak Pandawa hanya Kresna seorang, maka dalam pewayangan, jumlahnya ditambah menjadi dua, dan yang satunya adalah Semar.

Dalam pewayangan, Semar bertindak sebagai pengasuh golongan kesatria, sedangkan Togog sebagai pengasuh kaum raksasa. Dapat dipastikan anak asuh Semar selalu dapat mengalahkan anak asuh Togog. Hal ini sesungguhnya merupakan simbol belaka. Semar merupakan gambaran perpaduan rakyat kecil sekaligus dewa kahyangan. Jadi, apabila para pemerintah - yang disimbolkan sebagai kaum kesatria asuhan Semar - mendengarkan suara rakyat kecil yang bagaikan suara Tuhan, maka negara yang dipimpinnya pasti menjadi nagara yang unggul dan sentosa.

Wednesday, August 7, 2013

Look! Who is it ? It turned ugly child that itch to never scratched :D


Sunday, July 28, 2013

Entered a Needle

Saat saya berjalan kadang kaki ini pegal, entah kenapa saya selalu mengeluh dan mengeluh kesakitan. Lalu saat itu ada seseorang  membantuku untuk berjalan, lalu apakah kita hanya berterimakasih ? Mana rasa syukur itu kepada Tuhan melaui seseorang tadi yang sudah menolong kita. Saya pernah suatu hari karena uang saya kurang seseorang menolongku membayar kekurangan itu, dan dia tidak meminta uangnya tapi malah mengantarku pulang. Orang itu friendly, lucu dan cepat berbaur sehingga aku berharap ada orang-orang seperti itu disekitarku. Tak sengaja hari berikutnya kita bertemu lagi di sebuah warung, dia ingat siapa aku. Dia menyapaku dan kamipun lalu duduk mengobrol dengan asik. Mendungpun datang beruai awan hitam, kamipun mengurungkan niat untuk pulang. Langsung aja deh kelamaan hihihi :D

Jadi kami sudah lama kenal, tapi kami ini sudah seperti sepasang bola mata. Yang kemana-mana berdua, tapi ada angin kencang di langkah kita, kitapun mencoba menahan sambil memejamkan mata. Saat kami memejamkan mata kami berdua, kami tidak dapat melihat jalan. Lalu kamipun harus membuka salah satu mata kita untuk melihat jalan di depan. Tapi apadaya angin membawa beberapa material yang berterbangan. Lalu sebuah jarum menusuk mata sebelah kanan kita, kita berdarah salah satu dari kita tidak bisa melihat. Saat itu aku sudah tidak bisa melihat dia lagi, karena aku telah membuka mataku untuknya, agar kita tetap bisa berjalan bersama di jalan gersang itu, yang kita lewati bersama agar kita tidak tersesat dan sampai pada kesejatian. Dia tidak pernah mengerti kenapa aku membuka mata, yang dia tahu hanya kenapa aku pergi seenaknya saja, kenapa aku sombong sekali membuka mata di tengah angin kencang yang membawa material, padahal itu membahayakan. Karena aku ingin kau bisa sejati dengan sejatimu untuk siapa kau sejati. Kelak ada mata lain yang akan melengkapimu, yang lebih baik dariku, yang lebih bisa menyejatikanmu.


"I didn't go alone, my eyes still recording what we've seen, and I go along nerve that connects the eye to the brain stores memory we've ever been :)"

Wednesday, May 1, 2013

Di Balik Tragedi May Day

Jadi tanggal 1 Mei di peringati hari buruh sedunia atau (May Day) itu bermula dari peristiwa Kerusuhan Haymarket yang terjadi pada tanggal 4 Mei 1886 di Chicago, Illinois. Penyebab terjadinya insiden ini masih menyimpan kontroversi. Aksi pemogokan menuntut 8 jam kerja dalam sehari pada April 1886, ratusan ribu kelas pekerja di AS yang berkeinginan kuat menghentikan dominasi kelas borjuis, bergabung dengan organisasi pekerja Knights of Labour. 

Perjuangan kelas masif menemukan momentum di Chicago, salah satu pusat pengorganisiran serikat-serikat pekerja AS yang cukup besar. Gerakan serikat pekerja di kota ini sangat dipengaruhi ide-ide International Workingsmen Association. 
Gerakan tersebut telah melakukan agitasi dan propaganda tanpa henti sebelum Mei untuk merealisasikan tuntutan "Delapan Jam Sehari".


Menjelang 1 Mei, sekitar 50.000 pekerja telah melakukan pemogokan. Sekitar 30.000 pekerja bergabung dengan mereka di kemudian hari. Para pekerja turun ke jalan bersama anak-anak serta istri untuk meneriakkan tuntutan universal 'Delapan Jam Sehari.' Pemogokan ini membawa aktivitas industri di Chicago lumpuh dan membuat kelas borjuis panik.


Pada tanggal 1 Mei 1886 (Kemudian dikenal sebagai May Day), saat itu sebanyak 350.000 orang buruh yang diorganisir oleh Federasi Buruh Amerika melakukan pemogokan di banyak tempat di Amerika Serikat.

Dua hari kemudian, 3 Mei, pemerintah mengutus sejumlah polisi untuk meredam pemogokan pekerja di pabrik McCormick. Polisi dengan membabi-buta menembaki pemogok yang berhamburan, pada saat kejadian ini terdapat empat orang tewas dan jauh lebih banyak lagi luka-luka. Ini menimbulkan amarah di kalangan kaum buruh, sebagian menganjurkan supaya mereka membalas dengan mengangkat senjata.

Sejumlah kaum anarkis yang dipimpin Albert Parsons dan August Spies, juga merupakan anggota aktif Knights of Labour, menyerukan kepada kelas pekerja agar mempersenjatai diri dan berpartisipasi di dalam demonstrasi keesokan hari.


Dan tahukah anda sebelum 1 Mei 1886 di peringati sebagai Hari Buruh sedunia, 1 abad silam 1 Mei 1776 juga di peringati sebagai Hari Komunis di seluruh dunia. Karena buku yang berjudul "The Novus Ordo Seclorum" milik Johann Adam Weishaupt atau yang dikenal dengan Adam Weishaupt yaitu adalah seorang filsuf Jerman, pendiri OrdoIlluminati. Walaupun dibesarkan di lingkungan Yesuit, pada akhirnya ia menyimpang dari ajaran ordo tersebut dan pada 1 Mei 1776, dengan bantuan Adolph Freiherr Knigge, ia mendirikan suatu ordo baru "Order of Perfectibilists" yang selanjutnya dikenal dengan nama Illuminati. Ordo ini memiliki misi untuk menghapuskan semua pemerintahan monarki dan agama. Adam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan zionis dan freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, "Revolusi Bolshevik Rusia" selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya. 

Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul [[The Novus Ordo Seclorum]] yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.

l. Iluminasi harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).

2. Iluminasi melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggota Iluminasi yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).

3. Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Iluminasi, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Iluminasi akan dijadikannya sebagai agen Iluminasi di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).

4. Iluminasi akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels)

Itu lah segelintir cerita yang aku kumpulkan dari berbagai sumber tentang tanggal 1 Mei yang awalnya adalah Hari Komunis sedunia dan sekarang telah berubah menjadi Hari Buruh sedunia yang di peringati setiap tanggal 1 Mei.