Home

Sunday, May 22, 2011

Drummer Lamb Of God Bercerita Tentang Album Terbaru Mereka

Jakarta – Dua tahun telah terlewati sejak band metal Virginia, AS, Lamb of God, merilis Wrath yang meraup kesuksesan dengan menduduki peringkat dua dalam Billboard 200 dan terjual 202 ribu kopi di Amerika Serikat terhitung pada 2010.

Hingga akhir 2010, band yang masih digawangi vokalis Randy Blythe, pemain gitar Mark Morton dan Willie Adler, pemain bass John Campbell dan pemain drum Chris Adler itu sibuk melakukan tur serta tampil pada festival-festival di banyak negara.

Pemain drum Chris Adler, yang juga salah satu pendiri Lamb of God, baru-baru ini diwawancarai oleh Ultimate-Guitar.com. Ia sempat menjelaskan perkembangan terakhir pengerjaan album terbaru Lamb Of God setelah Wrath.

“Kabar kami cukup baik. Kami punya 24 ide [lagu] dan kami sedang mengerjakan sampai 10 lagu dari semuanya. Kami punya banyak waktu untuk mengerjakannya pada tahun ini, tapi kami baru saja mulai,” kata Adler.

Menurut Adler, saat ini Lamb of God memiliki materi paling banyak untuk digunakan sepanjang karier mereka. “Jadi, kami cukup senang,” imbuhnya.

Lamb of God Temui Burgerkill di Australia

Lamb of God Temui Burgerkill di Australia


Lamb of God Temui Burgerkill di Australia
Lamb of God
Jakarta - Sukses dan populer tak membuat Lamb of God stop lirik band junior. Bahkan mereka mengaku temui band cadas asal Indonesia, Burgerkill yang tengah melakoni konser tur di Australia.

"Kami bertemu mereka namun tak melihat pertunjukannya. Mereka memberikan CD tapi kami belum sempat dengar. Tapi mereka hebat," ujar Randy Blythe sang vokalis saat ditemui di Mario's Place, Cikini, Jakarta Pusat.

Band asal Amerika itu terlihat sangat tertarik dengan band-band metal asal Indonesia. Mereka bahkan bertanya pada penggemarnya siapa band metal nomor satu di tanah air.

Band yang baru saja merilis album keenam bertajuk 'Wrath' itu mengaku tak pernah pilih-pilih dalam mendengarkan musik. Bahkan mereka pun tak ragu mengambil inspirasi bermusik dari band baru juga band yang belum dikenal.

"Kami suka mendengarkan band-band underground. Mereka bagus dan hebat. Kenapa tidak?," tutur Chris Adler sang drummer.

Lamb of God digawangi oleh Randy Blythe (vokal), Mark Morton (gitar), Willie Adler (gitar), John Campbell (bass) dan Chris Adler. Band itu dibentuk pada 1990 di Virginia, Amerika Serikat. Hingga saat ini Lamb of God sudah menelurkan enam album. Di antaranya 'Burn the Priest', 'New American Gospel', 'As the Palaces Burn', 'Ashes of the Wake', 'Sacrament' dan yang terakhir 'Wrath'.

Randy Cs akan menggelar konser di Tennis Outdoor Senayan, Jakarta Selatan. Konser itu akan dibuka oleh Dead Squad.