Saat saya berjalan kadang kaki ini pegal, entah kenapa saya selalu mengeluh dan mengeluh kesakitan. Lalu saat itu ada seseorang membantuku untuk berjalan, lalu apakah kita hanya berterimakasih ? Mana rasa syukur itu kepada Tuhan melaui seseorang tadi yang sudah menolong kita. Saya pernah suatu hari karena uang saya kurang seseorang menolongku membayar kekurangan itu, dan dia tidak meminta uangnya tapi malah mengantarku pulang. Orang itu friendly, lucu dan cepat berbaur sehingga aku berharap ada orang-orang seperti itu disekitarku. Tak sengaja hari berikutnya kita bertemu lagi di sebuah warung, dia ingat siapa aku. Dia menyapaku dan kamipun lalu duduk mengobrol dengan asik. Mendungpun datang beruai awan hitam, kamipun mengurungkan niat untuk pulang. Langsung aja deh kelamaan hihihi :D
Jadi kami sudah lama kenal, tapi kami ini sudah seperti sepasang bola mata. Yang kemana-mana berdua, tapi ada angin kencang di langkah kita, kitapun mencoba menahan sambil memejamkan mata. Saat kami memejamkan mata kami berdua, kami tidak dapat melihat jalan. Lalu kamipun harus membuka salah satu mata kita untuk melihat jalan di depan. Tapi apadaya angin membawa beberapa material yang berterbangan. Lalu sebuah jarum menusuk mata sebelah kanan kita, kita berdarah salah satu dari kita tidak bisa melihat. Saat itu aku sudah tidak bisa melihat dia lagi, karena aku telah membuka mataku untuknya, agar kita tetap bisa berjalan bersama di jalan gersang itu, yang kita lewati bersama agar kita tidak tersesat dan sampai pada kesejatian. Dia tidak pernah mengerti kenapa aku membuka mata, yang dia tahu hanya kenapa aku pergi seenaknya saja, kenapa aku sombong sekali membuka mata di tengah angin kencang yang membawa material, padahal itu membahayakan. Karena aku ingin kau bisa sejati dengan sejatimu untuk siapa kau sejati. Kelak ada mata lain yang akan melengkapimu, yang lebih baik dariku, yang lebih bisa menyejatikanmu.
"I didn't go alone, my eyes still recording what we've seen, and I go along nerve that connects the eye to the brain stores memory we've ever been :)"
No comments:
Post a Comment